Dampak Botol Minum Plastik

Botol Minum Plastik memang memberikan kesan simple dan mudah dibawa kemana saja. Design botol yang unik serta minimalis tidak jarang membuat para peminumnya menyimpan botol tersebut untuk kembali digunakan. Untuk menghilangkan aroma dan rasa, biasanya botol akan dicuci terlebih dahulu lalu kemudian digunakan hingga berulang-ulang kali.
     Seperti yang diketahui bahwa plastik berdampak buruk bagi lingkungan. Plastik dapat terurai tergantung pada jenis plastik yang digunakan dan proses terurainya bisa berlangsung antara 450 sampai 1.000 tahun. Sekitar 50 miliar botol plastik digunakan setiap tahun di seluruh dunia, sehingga lokasi pembuangan sampah hampir tidak akan cukup untuk menampung semuanya.
   Hati-hati saat memilih botol plastik dan pastikan plastik daur ulang tidak digunakan untuk barang-barang yang erat kaitannya dengan konsumsi seperti menjadi wadah makanan dan wadah minuman.
   Untuk lebih aman lagi, jika mau mengisi minuman dengan suhu tinggi lebih baik gunakan wadah minum yang terbuat dari metal atau kaca yang aman bagi kesehatan. Jadi ada baiknya Anda meminimalisir penggunaan minuman mineral botol dan memakai tempat minum lain yang lebih aman. Bawa air dari rumah juga bisa membuat kesehatan lebih terjaga, selain juga hemat.
     Botol plastik lebih lama diurai oleh alam, dan menjadi bagian dari masalah pencemaran lingkungan yang kini makin parah saja terjadi. Mengurangi pemakaian botol plastik akan jauh lebih aman dan sehat. secara keseluruhan, dari segi kesehatan dan lingkungan tentu jauh lebih baik kalau kita memilih menggunakan menggunakan botol kemasan kaca dan bukan yang plastik dan lebih baik lagi kalau berhasil mengurangi konsumsi minuman kemasan dan menggantinya dengan membawa wadah minum isi ulang yang aman bagi kesehatan dan lingkungan. Hampir semua jenis botol minuman menggunakan wadah dari plastik. Sifatnya yang ringan dan kuat membuat bahan plastik lebih banyak dipakai orang dibanding dengan kemasan dari bahan lain. 
    Plastik adalah bahan sintetis yang diproduksi dengan menggunakan segala macam senyawa. Meski ada beberapa jenis plastik, misalnya plastik PET, aman untuk digunakan, tapi botol plastik sebenarnya dimaksudkan hanya dipakai sekali.
    Botol plastik juga mengandung zat kimia yang disebut phthalates, zat yang membantu pembuatan plastik PVC lebih fleksibel. Phthalates telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti kanker hati, menurunkan jumlah sperma dan masalah reproduksi lainnya.BPA ini memiliki beberapa Dampak Botol Minum Plastik pada hormon tubuh, meliputi:
  • Gangguan perilaku
  • Menurunkan imunitas
  • Pubertas dini pada anak perempuan
  • Masalah kesuburan
  • Menurunkan jumlah sperma
  • Gangguan belajar
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kanker prostat dan payudara

 Saat ini memang sudah banyak botol plastik yang berlabel BPA-free atau bebas kandungan BPA. Untuk amannya, pilihlah botol plastik dengan label tersebut, terutama plastik yang dipakai untuk botol susu atau wadah makanan anak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Membawa Botol Air Minum Sendiri

Cara Mencuci Botol Minum

Bahan My Bottle Botol Minum Murah